Jakarta – deltaeservices.com – Direktorat Reserse Siber (Ditresiber) Polda Metro Jaya mencatat telah menangani secara langsung sebanyak 2.727 laporan polisi terkait tindak kejahatan siber selama tahun 2025. Angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas kejahatan di ruang digital yang menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Roberto GM Pasaribu, menjelaskan bahwa dari total laporan yang diterima, terdapat ribuan kasus lain yang juga diproses melalui mekanisme pelimpahan. Sebanyak 1.544 laporan dari total 4.271 laporan yang masuk diteruskan ke jajaran Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dalam pemaparan pada Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta Selatan, Roberto menyebutkan bahwa jenis kejahatan siber yang paling mendominasi adalah penipuan daring atau scam dengan 1.951 laporan. Selain itu, kasus akses ilegal juga tercatat cukup tinggi dengan 1.011 laporan.
Untuk menekan potensi kejahatan siber, Ditresiber Polda Metro Jaya terus menggencarkan upaya pencegahan melalui peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan ruang digital secara aman dan bertanggung jawab.
Langkah preventif tersebut antara lain dilakukan melalui patroli siber yang bertujuan mendeteksi secara dini konten bermuatan negatif, melanggar hukum, serta aktivitas digital yang berisiko memicu tindak kejahatan siber.
Selain itu, Ditresiber juga secara rutin menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui media sosial resmi dalam bentuk materi edukatif seperti flyer digital. Informasi serupa juga disebarluaskan melalui berbagai platform teknologi, termasuk WhatsApp, Telegram, dan media komunikasi lainnya.
Upaya edukasi juga menyasar kalangan pelajar dan akademisi melalui program “Goes to School”. Dalam program ini, petugas turun langsung ke sekolah-sekolah dan lingkungan civitas akademika untuk berbagi informasi serta menanamkan kesadaran sejak dini guna mencegah kejahatan siber.
Tak hanya itu, Ditresiber Polda Metro Jaya juga menggelar seminar serta pelatihan peningkatan keamanan siber guna memperkuat kapasitas dan kapabilitas personel, baik di tingkat Polda maupun Polres.
Dalam mendukung program Astacita, pihaknya juga aktif mengajukan permintaan pemblokiran situs judi online kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sepanjang 2025, sebanyak 304 situs daring bermuatan perjudian telah berhasil diblokir.
Roberto menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan ruang digital bagi masyarakat.