Jakarta, 9 Maret 2026 – Polisi menetapkan sopir truk kontainer sebagai tersangka dalam kecelakaan beruntun maut di Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta, Kamis (5/3) malam lalu. Kecelakaan ini menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya, dengan total melibatkan 10 kendaraan.
Menurut Kapolres Purwakarta AKBP Tri Yulianto, sopir truk berinisial S (45) diduga mengalami rem blong saat melaju kencang di jalur menurun. “Truk kontainer menabrak separator lalu memicu tabrakan beruntun dengan mobil pribadi, minibus, dan beberapa motor. Korban tewas di antaranya pengemudi mobil Innova dan dua pemotor,” ujarnya dalam konferensi pers pagi ini.
Identitas korban tewas:
- Eman Wahyudi (36), warga Gunungputri, Bogor
- Muhammad Reza (29), warga Depok
- Wisnu Pratama (34), warga Bandung
Korban luka berat dirawat di RS Dustira Cimahi dan RSUD Purwakarta. Petugas masih menyelidiki apakah ada kelalaian teknis kendaraan atau faktor kelelahan sopir. Kasus ini menjadi sorotan karena kecelakaan serupa di tol Cipularang sering terjadi menjelang arus mudik Lebaran, meski sudah ada pembatasan ODOL (Over Dimension Over Load).
Pemotor Tewas Tertimpa Trailer di Tanjung Priok Usai Tabrakan Di Jakarta Utara, seorang pemotor bernama FA (28) tewas tertimpa trailer setelah bertabrakan dengan kendaraan lain di Jl. RE Martadinata, Tanjung Priok, Senin (9/3) pagi. Trailer yang menabrak korban langsung melarikan diri, dan polisi sedang memburu pelaku.
Saksi mata menyebut korban jatuh dari motor setelah gagal menyalip, lalu tertimpa roda trailer. “Korban langsung meninggal di TKP. Kami sudah amankan rekaman CCTV dan sedang identifikasi nomor polisi trailer,” kata Kanit Laka Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Rina Susanti.
Kecelakaan Maut di Tol Indrapura-Kisaran: 4 Tewas, Diduga Tabrakan Depan Di Sumatera Utara, kecelakaan maut terjadi di Tol Indrapura-Kisaran KM 134 jalur B, Jumat (6/3) pagi. Mobil Innova BK 1873 SX bertabrakan frontal dengan truk box A 9485 ZB, menewaskan empat penumpang Innova di tempat kejadian: Martua Siregar (48), Saiful Silitonga (40), Menten Tarigan (60), dan Masnun Br Sihombing (70). Tiga korban luka dibawa ke RSUD Kisaran.
Polisi menduga sopir Innova mengantuk atau hilang kendali. Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan fatal di tol Trans-Sumatera yang masih dalam tahap pengawasan ketat.
Peringatan Polri Jelang Mudik Lebaran Korlantas Polri mengimbau pengendara untuk istirahat cukup, cek kondisi kendaraan, dan hindari kecepatan tinggi di jalur menurun. “Kecelakaan maut sering dipicu human error dan overload. Kami akan perketat razia di titik rawan,” kata Kakorlantas Irjen Pol Aan Suhanan.