Jakarta Liga335 – Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, mengungkapkan bahwa klub sempat mempertimbangkan opsi untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas lalu. Hal itu terjadi di tengah ketertarikan kuat dari sejumlah klub Arab Saudi yang siap mengajukan tawaran besar.
Pernyataan tersebut disampaikan Fernandes dalam wawancara dengan media Portugal dan menjadi perhatian publik karena menggambarkan adanya dinamika yang kurang harmonis antara dirinya dan manajemen Manchester United. Ia mengisyaratkan bahwa faktor finansial sempat menjadi pertimbangan utama klub.
“Pada satu titik, uang terasa lebih penting dari segalanya. Saya merasa klub ingin saya pergi. Itu ada dalam pikiran saya. Saya sudah menyampaikannya kepada direksi, tetapi saya rasa mereka tidak cukup berani mengambil keputusan tersebut,” kata Fernandes dalam wawancara dengan Canal 11, seperti dikutip dari unggahan Fabrizio Romano, Selasa.
Gelandang berusia 31 tahun itu mengaku keputusannya bertahan di Old Trafford tak lepas dari peran pelatih Ruben Amorim yang memberinya keyakinan. Selain pertimbangan keluarga, kecintaannya terhadap Manchester United menjadi alasan utama dirinya menolak hengkang, meski ia mengaku kecewa dengan sikap klub yang terkesan terbuka untuk menjualnya.
Fernandes juga menuturkan bahwa sikap manajemen membuatnya merasa kepergiannya bukanlah hal yang berarti bagi klub. Menurutnya, perasaan tersebut jauh lebih menyakitkan dibandingkan kritik apa pun, mengingat ia selalu berusaha memberikan kontribusi maksimal di setiap pertandingan.
“Dari sudut pandang klub, saya merasa seolah, ‘Kalau kamu pergi, itu tidak masalah.’ Perasaan itu sangat menyakitkan dan membuat saya sedih, karena saya selalu berusaha melakukan yang terbaik dan bukan pemain yang pantas diperlakukan seperti itu,” ujarnya.
Tak hanya menyinggung manajemen, Fernandes juga menyampaikan kekecewaannya terhadap beberapa rekan setim. Ia menilai ada pemain yang belum menunjukkan rasa hormat dan tanggung jawab penuh terhadap klub.
“Saya selalu siap bermain, baik saat kondisi bagus maupun buruk. Saya memberikan segalanya. Namun melihat ada pemain yang tidak menghargai klub sebagaimana mestinya, itu membuat saya kecewa,” ucapnya.
Pada bursa transfer musim panas lalu, nama Fernandes memang santer dikaitkan dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal. Klub tersebut disebut ingin merekrutnya jelang Piala Dunia Antarklub 2025 dengan tawaran gaji yang jauh lebih besar dibandingkan kontraknya di Manchester United.
Meski demikian, mantan pemain Sporting CP dan Udinese itu memilih menolak pinangan tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa pendekatan dari Al-Hilal bukan kali pertama terjadi, karena sebelumnya sempat menjalin komunikasi dengan mantan pelatih Al-Hilal, Jorge Jesus, terkait peluang pindah pada 2023.