
1. Situasi Kontrak Saat Ini
Hubungan kontrak Vinicius Junior dengan Real Madrid kembali menjadi sorotan. Meskipun sebelumnya telah tercapai kesepakatan verbal, hingga kini belum ada penandatanganan resmi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran internal mengenai masa depan pemain Brasil tersebut.
Musuh utama dalam negosiasi adalah tuntutan finansial Vinicius, yang dikabarkan meminta gaji setara Kylian Mbappé. Namun, Real Madrid menolak permintaan ini demi menjaga struktur gaji klub.
2. Pembelajaran dari Kasus Sergio Ramos
Rafael Alkorta, mantan bek Real Madrid dan narasumber El Larguero, memperingatkan Vinicius agar tidak memaksa manajemen klub terlalu keras:
“Saat ini bukan momentum yang tepat untuk menekan Florentino… Kita semua menyaksikan apa yang menimpa Sergio Ramos.”
Kasus Ramos menjadi pelajaran pahit: setelah mendekati kesepakatan kontrak pada 2021, Florentino Pérez secara tiba-tiba membatalkannya. Hal ini menunjukkan bahwa klub memiliki kemampuan untuk bersikap tegas terhadap pemain, tidak peduli seberapa besar kontribusi mereka.
3. Spekulasi dan Minat Klub Lain
Kebuntuan negosiasi membuka peluang bagi media melaporkan ketertarikan dari Saudi Pro League terhadap Vinicius. Walaupun belum ada penawaran resmi, dukungan tersebut menjadi tekanan eksternal di tengah krisis kontrak.
4. Status Perpanjangan dan Risiko ke Depan
Vinicius masih dianggap sebagai bagian penting dalam rencana jangka panjang Real Madrid, termasuk di bawah pelatih Xabi Alonso. Namun, klub tidak akan melakukan kompromi berlebihan jika tuntutannya melebihi batas kebijakan internal. Jika jalan keluar tidak ditemukan, potensi dinamika bisa berubah tajam, walaupun kemungkinan transfer di musim panas ini dinilai masih rendah.
🧭 Langkah Berikutnya & Inti Pesan
Real Madrid menegaskan bahwa pembicaraan kontrak masih menjadi prioritas. Namun, mereka juga bersiap mengambil langkah tegas jika tuntutan Vinicius dinilai tidak realistis. Sulit baginya untuk menekan struktur klub tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang.
🔍 Ringkasan Poin Utama
Topik | Penjelasan |
---|---|
Masa depan negosiasi | Verbal berhenti, negosiasi belum selesai meski deal awal tercapai |
Tuntutan finansial | Vinicius ingin gaji setara Mbappé, ditolak oleh klub |
Saran dari Alkorta | Larangan menekan Florentino terlalu keras, belajar dari kasus Ramos |
Risiko bagi Vinicius | Bisa diabaikan oleh klub atau bahkan dipinggirkan seperti Ramos |
Sikap Real Madrid | Tegas mempertahankan kebijakan internal dan struktur gaji |
💡 Kesimpulan:
Perbincangan kontrak Vinicius saat ini sangat rawan. Vinicius dan agennya disarankan untuk menghindari pendekatan agresif terhadap manajemen klub. Real Madrid tampak tidak gentar mengambil keputusan tegas, seperti yang terlihat dalam kasus Sergio Ramos.
Baca Juga: Manchester United Hadapi Arsenal di Partai Pembuka EPL, Ayden Heaven: Siapa Takut?